PEMELIHARAAN SISTEM BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL

BAB I
PEMELIHARAAN
SISTEM BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL

1. Filter dan Sedimenter

Sebagaimana pesawat kerja pada umunya memerlukan perawatan dan pemeliharaan untuk menjaga agar pesawat kerja tersebut dapat bekerja secara optimal dan tidak menghambat proses produksi yang selanjutnya dapat mengakibatkan kerugian-kerugian.
Demikian halnya pada sistem bahan bakar diesel yang merupakan salah satu pesawat kerja dalam sistem mekanik industri. Sistem bahan bakar diesel yang terdiri atas berbagai komponen yang presisi dan sensitif terhadap gangguan terutama kotoran yang terbawa bersama bahan bakar kendati sistem bahan bakar itu sendiri telah diperlengkapi dengan saringan pembersih atau filter namun tidak selalu dapat mengandalkan sistem perlindungan mekanis semacam filter tersebut secara rutin, berkala, ataupun secara periodik, perawatan dan pemeliharaan harus tetap dilakukan. sebagai contoh untuk motor diesel yang digunakan dalam kendaraan; tangki bahan bakar harus dibersihkan setiap jarak tempuh 4000 km demikian pula komponen-komponen yang lainnya. Disamping waktu perawatannya juga pergantian komponen dan bahan pelumas juga ditentukan dan direkomendasikan oleh pabrik pembuatnya atau ekuivalen sesuai dengan kualifikasi yang disyaratkan.
Berbagai unsur dapat tercampur dengan bahan bakar sehingga menimbulkan kontaminasi yang merugikan terhadap ketahanan dan fungsi dari sistem bahan bakar tersebut.

Unsur-unsur itu antara lain seperti berikut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: