SISTEM BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL

BAB I
PENGANTAR MOTOR DIESEL

1. M o t o r D i e s e l
Motor diesel dengan sistem kerja 4 tak pengembangannya lebih luas dari pada motor diesel dengan sistem kerja 2 tak kendati motor diesel 4 tak memiliki konstruksi yang lebih komplek namun proses kerja dalam siklus kerja motor lebih spesifik.Oleh karena itu, pada berbagai kebutuhan industri dan otomotif motor diesel 4 tak menjadi sangat dominan dan dengan berbagai kebutuhan motor diesel dikonstruksi sesuai dengan fungsi dan kebutuhan dayanya, untuk motor diesel yang digunakan untuk kendaraan, seperti kehalusan putaran kerapihan dan kerampingan bentuk dan disain dengan daya yang cukup besar estetika dan lain-lain, menjadi pertimbangan utama dan hampir tidak dilakukan untuk motor-motor industri sekalipun konstruksi motor diesel kendaraan sering dipakai sebagai motor-motor industri akan tetapi perbedaan ini bukan hanya faktor konstruksi dan disainya melainkan juga sistem pelayanan dan pengoperasiannya seperti variabel kecepatan yang harus bekerja secara otomatis harus dimiliki oleh motor-motor diesel industri sehingga motor-motor diesel industri disebut sebagai motor diesel stationer. Dengan pertimbangan-pertimbangan inilah maka motor diesel industri berbeda dengan motor otomotif atau penggerak kendaraan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: